2018 RSUD Kabanjahe Beli Inkubator Rusak, 2020 Baru Perbaikan

moralsitepu, 25 Feb 2020, PDF
Share w.App T.Me
INDONESIASATU.CO.ID:

KARO - Pengadaan 2 Unit Inkubator pada Rumah Sakit Umum Kabanjahe pada Tahun Anggaran (T.A) 2018 tidak beroperasi semenjak alat kesehatan yang diduga menghabiskan ratusan juta rupiah itu di-infokan bermasalah.

Sesuai keterangan, Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabanjahe, Tati Anggreini menjelaskan, sebelumnya, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabanjahe juga pernah menganggarkan 2 (dua) unit Inkubator pada Tahun Anggaran (T.A) 2017.

Ia juga merinci proses pengadaan 2 unit Inkubator dalam Tahun Anggaran (T.A) 2018 melalui pemesanan E-Catalogue RSUD Kabanjahe dengan ID Paket AKS-P 1802- 835079 produk SHVABE. Intensive Care Infant Incubator /SHVABE ION-02  UOMZ.

Peruntukannya, Inkubator suatu alat yang berbentuk kotak berbahan plastik transparan. Alat ini memungkinkan bayi terhindar dari infeksi serta suara bising.  Juga untuk menjaga tubuh tetap hangat terutama bayi prematur sangat membutuhkan inkubator. 

"Karena kemaren alat itu mengalami masalah yang berembun, Dokter Spesialis anak pada rumah sakit ini enggan menggunakannya. Setelah itu tehnisi dari Rusia sudah memperbaikinya sekitar bulan agustus kemarin, kemudian pihak Rumah Sakit Umum Kabanjahe kembali mendatangi tekhnisi di Medan. Setelah perbaikan itu Dokter Spesialis Anak memastikan kondisinya sudah siap pakai dan aman digunakan semenjak 13 Januari 2020," kata Humas RSUD Kabanjahe, Tati Anggreini diruang kerjanya, Senin (24/02/2020).

Pun demikian, kondisi alat kesehatan atau inkubator ini sudah maksimal sesuai keterangan dokter spesialis yang disampaikan melalui Humas RSUD Kabanjahe, semenjak itu belum ada pasien yang pernah dirawat di inkubator tersebut. Alhasil, produk buatan Rusia ini cukup meragukan kwalitasnya, yang pengadaannya di tender melalui PT. Megah Alkesindo.

Dalam penjelasan sumber-sumber ini, untuk pengadaan inkubator sebanyak  2 unit pada Tahun Anggaran (T.A) 2018 mendapat masalah dan peruntukannya dalam selang selama tahun 2019 tidak dipergunakan dan kemudian awal Tahun 2020 baru diperbaiki, hal itu juga mengkhawatirkan kondisinya dengan status yang telah dijelaskan siap pakai, namun hingga kini belum pernah mendapat pasien untuk penggunaan inkubator itu.

Terkait itu, Direktur RSUD Kabanjahe, dr.Arjuna Wijaya yang hendak dikonfirmasi wartawan terkait jumlah besaran anggaran 2018 untuk pengadaan inkubator sebanyak 2 unit itu, beliau tidak berada diruang kerjanya. Demikian halnya, ketika wartawan mencoba menghubungi melalui Seluler, bersangkutan tidak menjawab. (Moral Sitepu)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu